
"Persiapan Tanam Varietas Biosalin 1 Agritan Kegiatan Produksi Benih Padi"
Kegiatan BSIP Papua dalam rangka Produksi Benih Padi yang bekerja sama dengan petani kooperator di Distrik Semangga pada Kampung Urumb (2 ha) dan kampung Waninggap Kay (3 ha) dengan total luas 5 ha Varietas Biosalin 1 Agritan pada 10 Februari 2025 melakukan kegiatan cabut bibit untuk penanaman pada 11-12 februari 2025. Kegiatan Produksi Benih Padi MK I 2025 Di distrik ini sebagai kolaborasi pendampingan Brigade Pangan (BP) BSIP Papua. Sujarwo, S.Pt pendamping BP di Kampung Urumb mewakili Tim UPBS BSIP Papua pada kegiatan cabut bibit sebagai bentuk pengawalan dan pendampingan agar proses budidaya padi untuk produksi benih dapat berjalan lancar dan target dapat tercapai pada setiap petani kooperator yang didampingi.
Pada tempat yang terpisah Kepala BSIP Papua Dr. Ir. Martina Sri Lestari mengharapkan dengan adanya kegiatan ini ketersediaan benih yang tahan salinitas untuk Propinsi Papua Selatan pada MT II dapat tercukupi. Sebagaimana diketahui bahwa pertanaman MT II untuk Papua Selatan akan terpengaruh terhadap kadar salinitas pada sawah yang ada di Kabupaten Merauke. Ka BSIP Papua juga menyampaikan Biosalin 1 merupakan varietas padi hasil riset yang dikembangkan untuk meningkatkan produktivitas lahan sub optimal yang memiliki kadar salinitas tinggi. Padi ini dapat menjadi solusi bagi daerah pesisir yang tanahnya mengandung kadar garam berlebih dan memiliki keunggulan seperti berumur sedang, yaitu 113 hari, memiliki mutu beras yang baik, tekstur nasi pulen, potensi hasil 8,75 ton/hektar, agak tahan terhadap wereng batang cokelat, agak tahan terhadap hawar daun bakteri dan agak tahan terhadap blas.