
"Kolaborasi BSIP Papua dan BBU Dalam Produksi Benih Padi Kelas SS "
BSIP Papua terus melakukan gebrakan produksi benih padi pada MT l guna menjamin ketersedian benih bagi petani di Pulau Papua. Penyerahan benih dilakukan langsung oleh Tim UPBS BSIP Papua (Hariyanto, S.P.) sebagai langkah awal kolaborasi BSIP Papua dan BBU dalam produksi benih padi seluas 4 ha.
Ketersediaan benih padi menjadi salah satu faktor penting dalam budidaya padi. Petani memerlukan benih pada waktu yang tepat dan benih yang berkualitas, karena akan berdampak terhadap produktivitas. Penggunaan benih yang berkualitas baik akan memberikan keuntungan yang besar bagi petani. Diantaranya, benih akan tumbuh cepat dan serempak. Kemudian, jika disemai, maka akan menghasilkan bibit yang tegar dan sehat. Keuntungan lainnya, saat ditanam pindah, bibit tumbuh cepat dan jumlah tanaman menjadi optimum, sehingga memberikan hasil yang tinggi.
Ada empat varietas yang akan diproduksi pada lahan BBU Kabupaten Merauke yaitu Inpari 32 HDB, Inpari 42 GSR, Inpari 49 Jembar dan Situbondo 1 Agritan yang merupakan varietas padi genjah. Dengan adanya beragam varietas padi yang diproduksi, diharapkan memberi banyak pilihan dan pergiliran tanam pada lahan petani.
Dr. Ir. Martina Sri Lestari, M.P. sebagai Kepala Balai dan Manajer UPBS BSIP Papua mengatakan bahwa kolaborasi dengan BBU Kabupaten Merauke merupakan langkah nyata dukungan BSIP Papua untuk memenuhi kebutuhan benih bagi petani di Pulau Papua. Dan varietas-varietas yang diproduksi memiliki potensi hasil tinggi dengan rasa nasi yang pulen dan sesuai dengan keinginan petani dan konsumen.